Skip to main content

Posts

ESENSI MEMBUAT TUGAS KULIAH BERBASIS PROJECT DI ERA 4.0

script"> Dewasa ini seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang semakin luas dan canggih, terkadang berimplikasi langsung terhadap budaya belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Di satu sisi, dinamika kebudayaan tersebut mendorong minat mahasiswa untuk menciptakan budaya belajar yang sangat termotivasi seiring dengan dukungan informasi dan infrastruktur yang sudah memadai. Di sisi lain, dinamika tersebut memunculkan tragedi budaya, dimana mahasiswa cenderung menjadi malas (budaya malas) karena mahasiswa lebih dominan menjadi pengikut ( follower ) dengan tidak memanfaatkan akses informasi yang terbuka lebar untuk lebih konstruktif mengembangkan kompetensinya, akan tetapi hanya menjadikannya sebagai media hiburan. Misalnya (curhat, stalking, menggosip, mencari follower, dll di medsos), padahal hakikatnya medsos akan lebih baik digunakan sebagai media pembelajaran, mencari informasi, menambah pengetahuan, dan yang terpenting terkhusus untuk mahasiswa...

TENTANG MIMPI; IMPOSSIBLE OR POSSIBLE

WAKTU itu jangankan untuk kuliah, bisa berangkat ke kota (Padang) saja adalah mimpi yang seakan mustahil bagi anak desa terpelosok seperti kami. Aku juga dilarang oleh orang tua bahkan untuk sekedar memikirkannya, mereka tidak ingin aku kecewa. Aku mengerti, tapi batinku bergejolak, aku terus menyimpannya (mimpi). Untuk bisa ke kota, aku bekerja bangunan + membuat 2 lobang WC seingatku 2X2 Meter, dibayar sekitar Rp. 900. 000 untuk semuanya. Dengan keras kepala aku ke kota, mendaftar kuliah, mengikuti tes masuk, dan kemudian lulus di salah satu unversitas swasta. Mau tidak mau akhirnya orang tua luluh dan mendukungku menggapai mimpi meski dengan segala keterbatasannya.  Setelah mendapat gelar S1, entah mengapa gelora belajarku belum juga berhenti. Mustahil dengan kondisi ekonomi yang telah kritis sebab memperjuangkan S1 sebelumnya. Aku tidak menyerah, aku berpikir harus mencari kerja, dan membiayai kuliah S2 ku sendiri. Sungguh sulit mencari pekerjaan, di seluruh kota...

TIPS KULIAH MAGISTER (S2) TANPA BEASISWA DAN BAGI EKONOMI MENENGAH KE BAWAH

Oleh: Romi Mesra Realitas sosial, ekonomi, budaya, dan berbagai aspek lainnya di suatu daerah (terpelosok atau pemekaran); kita sering melihat muda-mudi yang memakai narkoba, pencabulan, mesum, nikah muda, pengangguran, tawuran antar desa, balap liar, jadi sampah masyarakat. Padahal sumberdaya alam di daerah-daerah begitu kaya, hanya saja sumber daya manusia tidak kompetitif atau kurang bermutu. Salah satu solusinya menurut saya adalah dengan melakukan mobilitas sosial melalui pendidikan. Meski kuliah S1 juga tidak mudah, namun belakangan ini sepertinya masyarakat dari daerah-daerah sudah cukup mampu mengaksesnya dengan menguliahkan anak mereka ke PTN dan PTS yang ada di kota atau di daerah mereka. Persoalannya adalah lapangan kerja untuk tamatan S1 sudah sangat sulit sehingga meski bergelar S1 kemudian juga menjadi pengangguran. Banyak yang mengatakan dari beberapa aspek, kesempatan kerja minsalnya Gelar S1 dewasa ini sama dengan tamatan SMA zaman dulu. Bagaimana ...

Aku Bangga Menjadi Anak Petani, Kuli Pasar, dan Penjual Gorengan

Tulisan ini didedikasikan untuk keluargaku... Aku terlahir dengan nama Romi Misra pada hari kamis, 16 Mei 1991 dari keluarga yang kusebut Petani. Cerita semasa kecil ketika Romi kecil pernah tercebur ke dalam sawah yang kemudian bermandikan lumpur seperti sayup terdengar dikatakan oleh beberapa orang, pasti menjadi hiburan tersendiri bagi orang-orang yang menyaksikannya di kala itu. Musim ke sawah seperti sebelumnya adalah kesibukan amak di “ tanah kopuang ” menanam benih padi-mencabut benih padi-kemudian menanamnya di sawah.  Malam haru di hari yang lain disaksikan pondok kecil di tengah sawah bersama lampu minyak tanah yang kadang redup, serta suara radio usang kesayangan ayah, di sana ayah terasa begitu dekat hingga tidur berlalu dibangunkan pagi dan suara burung pipit. Aku tumbuh di dalam sebuah ruangan (seingatku 5X7 Meter) berdindingkan papan   dan anak tangga kayu yang dengan sangat bangga kusebut sebagai rumah. Setiap musim durian adalah sebagian waktu yan...